Archive for the ‘kesasar’ Category

Coba-coba

September 1, 2012

Hari ini saya penasaran. Penasaran dengan berbagai tips memperbaiki kualitas sinyal modem yang berserakan di halaman mbah Gugel. Dari yang sederhana, sampai yang harus keluar duit untuk mewujudkannya.

Dari beberapa artikel yang pernah saya baca, saya anjurkan untuk mencoba dari yang paling sederhana terlebih dahulu. Ini prinsip ekonomi. Melakukan usaha sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil yang sebesar-besarnya. Seperti yang saya lakukan siang ini. Saya mengerjai modem yang tertancap di laptop. Hihiihi… Ini dia gambarnya..

modem

Sungguh perbuatan yang tidak modemiawi (?). Ini terpaksa saya lakukan karena sinyak yang saya dapat seringnya ngaco. Sebentar naik. Sebentar turun. Mau ngunduh mantu driver yg hanya beberape mega saja harus nunggu sampai ngantuk. Beihh…

Apa yang saya lakukan terhadap modem tadi ternyata mempunyai pengaruh positif. Sinyal lebih stabil. Meski bar sinyal hanya tiga strip tapi kecepatannya muantap. Makwesss….

Alhasil, berselancar bisa lebih baik. Nah, bagi yang kepengen nyoba apa yang barusan saya lakukan silakan siapkan Twist Tie. Itu loh, kawat berlapis plastik yang biasa dipake buat ngiket kabel.. Ini tak kasih lihat gambarnya..

twist tie

Oke. Segitu dulu. Semoga penasaran..

Advertisements

Stay Hungry, Stay Foolish..

August 31, 2012

“Stay hungry, stay foolish.” Saat membacanya tentu Anda akan ingat kepada sosok fenomenal Steve Jobs. Ya, betul. Kata-kata itu adalah salah satu nasehat mantan CEO Apple yang sangat menginspirasi. Jangan gampang puas. Begitu mungkin bahasa sederhananya..

Anda bisa stay hungry, stay foolish?

New Firefox 15

August 30, 2012

firefox 15

 

Siang ini, saya ngunduh Firefox 15. Browser yang selalu saya ikuti perkembangannya. Meski, 2 tahun terakhir ini, ia saya campakkan karena kepincut browsernya Gugel.

Info tentang Firefox terbaru ini cukup menggugah. Ini saya kutipkan:

Anda bisa mendownload versi terbaru dari halaman download Firefox atau jika Anda sudah menggunakan Firefox, cek versi peramban Anda untuk diupdate dan restart setelah proses mendownload selesai. Versi terbaru ini memperkenalkan update di latar belakang yang lebih halus, hampir tidak terlihat dan terasa seperti yang akan Anda temukan di Google Chrome.

Mekanisme update baru ini mengijinkan Firefox untuk mendownload setiap update di background dan lalu mengaplikasikannya sementara versi lama masih berjalan. Lalu, saat Anda merestart Firefox, browser ini akan secara otomatis menggunakan versi terbaru.

Selain itu Firefox 15 memiliki perbaikan besar yang akan mengubah pengalaman Anda menjelajah Internet. Rilis ini adalah versi terbaru yang menghentikan penggunaan memori yang terlalu berlebihan yang digunakan oleh add-on, termasuk add-on yang digemari para developer, Firebug demikian dilansir dari webmonkey.com.

Mozilla telah bekerja untuk memecahkan masalah penggunaan memori selama beberapa waktu sebagai bagian dari usaha MemShrink. Sekarang banyak pengguna yang menginstall banyak add-on akan merasakan perbedaan signifikan dalam konsumsi memori Firefox.

Firefox 15 juga memiliki beberapa peralatan baru bagi para pengembang web, termasuk dukungan terhadap CSS word-break property, yang menjanjikan bahwa para pengembang menambahkan hyphenation sesederhana menambahkan satu garis CSS. Saat ini hanya Firefox dan Internet Explorer mendukung word-break.

Saya segera mencobanya. Dan, ternyata lumayan juga: terasa cepat. Ini saja dulu tulisan hari ini. Ada yang harus diselesaikan…

Kutipan diambil dari sini.

Diam

July 8, 2012

Dikisahkan seorang Pilot, bernama Slamet. Ia berasal dari desa. Karena kepandaiannya, akhirnya ia bisa menjadi seorang pilot. Dan, hal ini sangat membuat orang tuanya bangga.

Suatu hari, kedua orang tuanya kepengen naik pesawat. Sebagai orang tua seorang pilot, rasanya kurang afdhol kalo belum pernah naik pesawat. orang karenanya, pak Sariman meminta kepada anaknya agar diajak naik pesawat.

Sariman : “Met. Slamet. Mbok bapak ini diajak naik pesawat. Wong anaknya pilot masak belum pernah naik pesawat.”

Slamet : “Hah! Bapak kepengen naik pesawat?”

Sariman : “Lha iya tho.”

Slamet : “Mbok, naik bis saja tho Pak.”

Sariman : “Emoh! Bapak pengennya naik pesawat. Kalo naik bis udah sering. Bosen aku.”

Slamet : “Apa Bapak berani? Naik pesawat itu beda sama naik bis lho, Pak.”

Sariman : “Siapa takut…?! Nanti ibumu tak ajak sekalian. Heheehe..”

Slamet : “Yo wis. Tapi, ada syaratnya, Pak.”

Sariman : “Apa?”

Slamet : “Nanti kalo sudah di pesawat, Bapak diam aja. Nggak boleh neko-neko.”

Sariman : “Lha iya. Gampang itu.”

Tibalah hari yang disepakati. Slamet dan kedua orang tuanya sudah masuk ke bandara. Tak lama, mereka memasuki pesawat. Lalu, pesawat pun take off.

Kira-kira 2 jam kemudian, pesawat sampai di tujuan. Slamet segera menghampiri orang tuanya. Dan, betapa kagetnya ia ketika hanya mendapati bapaknya.

Slamet : “Lho, Pak, Ibu mana?”

Sariman : “Ibumu ketinggalan di bandara. Tadi, pas disuruh masuk ke pesawat ibumu lagi di kamar mandi.”

Slamet : “Kok bapak nggak bilang kalo ibu belum masuk pesawat?”

Sariman : “Lha, kamu bilang kalo sudah masuk pesawat Bapak harus diam. Ya, bapak diam saja.”

Slamet : $%*%&#$&%&

 

*disadur dari cerita Sule.

Rasa ini..

November 28, 2011

Kali ini saya pengen berbagi tentang sebuah rasa. Bukan rasa sayang. Juga bukan rasa rindu. Tapi, rasa aneh di perut ini. Engga tahu kenapa begitu salurannya beres (baca: diarenya sembuh) kini, yang terasa perut saya kok penuh. Sesak. Rasanya kemacetan ibukota pindah ke perut saya. Kembung. Sepertinya macetnya sudah cukup lama sehingga asap kendaraan memenuhi perut ini. Saya enggak tahu apa lampu lalu lintas di usus saya lagi padam atau gimana ini. Mudah-mudahan aja tidak ada yang salah..

Karena nggak tahu, saya nggak mau sok tahu. Maka gugling-lah saya. Ada banyak temuan tapi kok nggak ada yang persis 100%. Ya minimal, 99,9% gitu lah.. Ada yang aneh malah. Gejalanya sih mirip.

Perut laper. Tapi makan sedikit aja rasanya penuh banget. Apa aku hamil ya, Bun?

What’s?! Oh no. Ini jelas sekali jikalau saya kesasar.

Hari ini saya sedang memesan kepada juragan Herbal di dekat kantor tempat saya bermain bekerja. Dulu, kakak ipar saya pernah mengonsumsinya setelah sembuh dari disentri. Hasilnya –biidznillah– sembuh. Doi malah mengalami kemajuan yang luar biasa. Perut sehat. Dan, yang tadinya nggak nahan kalo dikasih pedas, sekarang oke-oke aja tuh.

Hhhhhh….! Jadi nggak nahan pengen segera menelan kapsul itu. 😀 Ya Alloh, sesungguhnya jika kami sakit Engkau-lah yang menyembuhkannya..


%d bloggers like this: