Archive for the ‘Jalan-jalan’ Category

UpgradeUKM Klaten Bersama Lazada Indonesia

February 28, 2018

Hari Sabtu 24 Februari kemarin, saya menjadi bagian dari acara upgradeUKM yang digelar oleh Lazada Indonesia. Acara ini berlangsung di hotel Grand Tjokro Klaten mulai pukul 15.00 – 19.00 WIB.

Mbak Maya didaulat menjadi MC di sore itu. Setelah dibuka, acara dilanjutkan dengan presentasi dari mas Adi Wahyudi Putra, Head Of Seller Engagement Lazada Indonesia. Adi Putra, begitu ia biasa disapa, menyampaikan bahwa pasca diakuisisi oleh Alibaba banyak perubahan terjadi di Lazada.

Salah satu perubahan itu adalah mudahnya proses mendaftar sebagai seller di Lazada. Kalo dulu, untuk mendaftar sebagai seller di Lazada memang lebih sulit dibanding market place yang lain. Ada banyak kolom yang harus diisi. Bahkan, harus deposit sejumlah uang. Hari ini hal tersebut sudah tidak ada. Untuk mendaftar Lazada sangat mudah. Tidak sampai 5 menit. Bahkan bisa via handphone. Keren, kan?!

Hal lain yang mas Adi Putra sampaikan adalah Lazada mendorong UKM untuk lebih berkembang. Dari offline ke online, dari kecil ke sedang/besar dan dari lokal ke global. Dengan Lazada sebagai partner hal itu sangat mungkin dilakukan.

Bagi yang sudah punya akun di market place lain dan ingin membuat akun di Lazada, Lazada memfasilitasi dengan memberikan kemudahan grabbing (mengambil) gambar/photo yang ada di market place lain.

Dan hal yang paling menggembirakan menurut saya adalah bahwa Lazada meluncurkan aplikasi yang memudahkan kita untuk mengendalikan toko online kita dengan handphone. Mulai dari upload gambar/photo produk sampai merespon transaksi. Keren! Aplikasi itu, menurut catatan saya akan diluncurkan di tanggal 28 Februari ini.

Setelah mas Adi Putra ada mas Halim Setiawan, owner King-bedsheet.com. Mas Halim adalah penerima penghargaan Hero On The Universe 2017 dari Lazada. Kisah perjuangannya menjadi seller di Lazada sangat menginspirasi.

Sungguh perjalanan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Mas Halim yang sudah nyaman bekerja sebagai ahli IT di sebuah perusahaan di Jakarta terpaksa harus pulang ke Yogyakarta untuk merawat orang tuanya yang sakit. Dengan berat hati, dia pun resign.

Tahun 2013 ia memulai karirnya sebagai seller bedsheet dan bed cover di Lazada. Karena belum mempunyai produk sendiri ia mengawalinya dengan sistem dropship.
“Saya sarankan jangan memulai dengan sistem dropship, Mas.” Begitu saran mas Halim ketika saya tanya tentang tips memulai berjualan di Lazada. “Sistem dropship itu berat. Kamu nggak akan kuat. Biar aku saja.” Kalo yang ini sih imajinasi saya saja. Heheehe..

Mas Halim menyarankan agar berusaha membuat produk sendiri. Karena memudahkan kita mengontrol stok. Selain itu dengan memiliki produk sendiri kita akan faham tentang kualitas produk yang kita jual.

Selanjutnya ia bercerita mengenai pentingnya menjaga komunikasi dengan pelanggan. Cepat dalam memberikan respon. Dan yang paling penting adalah kejujuran. Hal itulah yang akan membedakan kita dengan seller yang lain. Dan dengan cara itu pula kita membangun brand toko kita di Lazada.

Ketika saya bertanya lebih jauh mengenai strategi pricing, mas Halim menyampaikan agar kita bijaksana dalam memberikan harga. Jangan banting harga. Tidak semua konsumen mendewakan harga. Mereka yang sudah tahu kualitas produk kita tidak akan mempermasalahkan harga. Kualitas produk adalah jaminan kepuasan.

Di kesempatan itu saya bertemu dengan kawan blogger Klaten, mas Ridwan. Mumpung ketemu saya minta tolong buat motoin saya dan mas Halim. Thanks, mas Ridwan..

Selepas mas Halim ada presentasi dari jasa pengiriman siCepat yang disampaikan oleh ……. Eh, siapa ya namanya? Saya tidak mencatat namanya. Oh iya, saya ingat. Sebelum siCepat mulai presentasi saya ke kamar mandi. Dan saat kembali ke kursi sesi perkenalan sudah lewat. Baiklah, saya sebut saja mas Cepat. Hehehe..

SiCepat merupakan jasa pengiriman yang menjadi partner Lazada. Sesuai namanya SiCepat akan mengirimkan barang pesanan dengan cepat, begitu kata mas Cepat. Jika ada kehilangan/kerusakan barang SiCepat akan mengganti maksimal sebesar Rp. 500.000 per kilogram dengan berat maksimal 5 kilogram. Ini untuk barang yang tidak diasuransikan ya. SiCepat juga memberikan diskon bagi membernya.

Tidak terasa waktu menunjukkan pukul 17.35 saat mas Cepat selesai presentasi. Peserta nampak mulai lelah. Oleh mbak Maya peserta diajak ice breaking. Peserta diajak lomba dance diiringi lagu korea. Kayaknya sih. Kalo lihat videonya sih mirip yang nyanyi Baby Shark di Youtube.

Ada dua hadiah yang disediakan oleh panitia untuk 2 orang pemenang. Hadiah ini akan diberikan kepada mereka yang dance-nya paling gokil. Dan……, saya adalah salah satu pemenang lomba dance itu. Tepuk tangan dong buat saya. Hahaaha.. Entah, apa yang saya lakukan saat itu. Yang saya inget saya hanya mengikuti gerakan video yang ada di layar. Memang sih, saya menghayati gerakannya. Itu kali ya, yang membuat saya menang. Hahaha… Ups!

Oh iya, ini dia penampakan hadiahnya.

2 hari setelah acara saya dapat kiriman voucher karena sudah memenangi lomba. Ahayyy…! Love you mbak Mayyy… Eh, maksudnya love you Lazada Indonesia.

Setelah capek nge-dance (meskipun cuma 2 menitan) peserta diajak makan malam. Lalu dilanjutkan pembetukan lazadaclub untuk area klaten. Dan, mas Sugeng terpilih sebagai leadernya. Selamat ya, mas Sugeng. Kami tunggu transfer ilmu jualannya.

Saya bukan seorang seller. Saya belum punya akun di market place manapun sebelum mengikuti acara itu. Saya hanyalah penonton video-video Jack Ma. Buat saya, kisah CEO Alibaba.com itu sangat inspiratif. Saya ingin mengetahui lebih jauh kehebatannya. Dan, menjadi bagian dari upgradeUKM bersama Lazada Indonesia cukup memberikan saya gambaran betapa kerennya strategi Lazada dalam memenangi persaingan e-commerce di Indonesia.

Advertisements

Alun-Alun Klaten At Night

July 5, 2017

Hari Senin kemarin nyonyah mendadak minta diantar ke acara reuni teman SMEA yang katanya juga dadakan. Lokasinya di alun-alun Klaten. 

Kami sampai lokasi selepas sholat maghrib. Setelah beramah tamah dengan teman-teman nyonyah saya sibuk menemani si sulung. Sedang si bungsu terlihat nyaman dalam gendongan nyonyah.

Si sulung

Malam itu alun-alun Klaten ramai pengunjung. Dari mulai anak-anak sampai dewasa. Mungkin, karena sekolah masih libur. Jadi, masih banyak orang tua yang mengajak anak-anaknya “liburan” di alun-alun Klaten. Mereka tampak menikmati suasana malam di alun-alun Klaten dengan caranya masing-masing.

Rupa-rupanya alun-alun Klaten saat ini menjadi salah satu destinasi untuk berlibur. Selain terdapat taman kota di sebelah selatannya, pedagang yang ada di sekeliling alun-alun menjadi daya tarik tersendiri. Dari mulai makanan ringan, mainan tradisional, baju, dan masih banyak lagi. Bahkan di sekitaran tiang bendera terdapat penyedia jasa sewa: sepatu roda. Mobil mini. ATV pun ada. 

Gambar ini diambil dari fesbuk seorang teman

Berikut penampakan alun-alun Klaten yang saya tangkap melalui kamera gawai saya.


%d bloggers like this: