Archive for the ‘iseng’ Category

Festival Kuliner Tradisional Klaten

June 27, 2017


Hari ini, Selasa 27 Juni 2017, kota Klaten menggelar hajatan kuliner yang berjuluk Festival Kuliner Tradisional Klaten.

Dalam acara ini tersedia lebih dari 300 jenis masakan. Dan perlu dicatat, acara ini memecahkan rekor MURI. Sungguh kebanggaan bagi warga Klaten.

Acara yang diselenggarakan oleh Koperasi Pedagang Kuliner Manunggal ini bakal digelar dari jam 06.00-24.00 WIB dan berlokasi di alun-alun kota Klaten. Bersebelahan dengan Masjid Raya Klaten. Kabarnya, makanan ini bakal digratiskan bagi pengunjung. Wah! Saya sudah tak sabar ingin membuktikan keshahihan berita ini. (Update: ternyata tidak gratis. 😀 Konsep acara mirip Klaten Expo tempo dulu.)

Jika Anda ingin hadir berikut rundown acaranya:

Susunan acara “FESTIVAL KULINER TRADISIONAL KLATEN” 27 juni 2017

07.00 Pembukaan Acara.

07.05 Acara Sambutan (Ketua Panitia, Wiliam Wongso, Plt.Bupati Klaten, Gubernur Jateng, dsb)

 08.25 – 08.30 Penyerahan Rekor MURI – Jaya Suprana.

08.30 – 09.00 Makan Kembul Bersama.

 09.00 – 09.30 PRESS CONFERENCE

 09.30 – 10.00 Kunjungan bersama keliling ke Pedagang Kuliner.

 10.00 s/d sore hari, Pentas Budaya (Sanggar Seni Omah Wayang & Sanggar Seni Aria Bima)

 19.00 s/d selesai, PAGELARAN WAYANG KULIT dengan dalang Ki Gandung Sumarno dari Klaten.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H

June 25, 2017

Selamat hari raya Idul Fitri 1438 H. Taqabbalallohu minna wa minkum. Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua. Semoga kita dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang beruntung. Aamiin..

🙂

Seperti Sedang Bermimpi

March 8, 2017

Seperti sedang bermimpi. Iya, kalimat itu tepat sekali menggambarkan perasaan saya saat ini. 

Saat ini saya berada di kantor pusat Godrej Indonesia  sebagai finalis program Godrej Indonesia LOUD (GI.LOUD). Hal yang sangat prestisius bagi saya. Sebelumnya, jangankan jadi finalis, kebayang ikut GI.LOUD saja tidak. Saya sadar saya hanyalah seorang karyawan biasa dengan mimpi sederhana.

Dorongan dari pimpinan dan kawan-kawan di kantorlah yang membuat saya berani menuliskan mimpi saya: Belajar Menulis Kreatif Kepada Agus Mulyadi. Iya, GusMul. Si pemilik blog www.agusmulyadi.web.id.

Diluar dugaan, mimpi saya lolos seleksi. Dan, hari ini saya diundang untuk mempresentasikan mimpi saya kepada Managing Committe dan tim GI.LOUD. Sungguh, ini kesempatan langka. Mungkin, satu-satunya kesempatan buat saya. 

Saya harus tampil sebaik mungkin. Sebab, selain saya ada tiga finalis lain yang turut diundang. Pak Alam, pak Chairul Ayat dan pak Ridwanudin.

Sungguh, saya masih merasa sedang bermimpi. Semoga, nanti saya dibangunkan dengan bisikan merdu: kamu menang, mas Sule.

Semoga. 🙂

Tempat cukur

February 19, 2017

Memilih tempat cukur rambut itu urusan hati. Nyaman adalah alasan utama. Mirip orang pacaran memang. Tapi, ya begitulah..

Karena mencukur rambut itu sejatinya bukan sekadar urusan potong memotong. Ini tentang bagaimana seseorang ingin diperlakukan. Tentang kepekaan si tukang cukur untuk memahami keinginan pelanggannya.

Di tempat saya biasa cukur sudah tidak ada lagi pertanyaan: “Mau dicukur model gimana, Mas?” Mungkin, ia sudah hafal dengan semua pelanggannya. Sebuah kemampuan yang tidak pernah saya perhitungkan sebelumnya.

Alat cukurnya juga terawat dengan baik. Tajam. Sehingga tidak ada rambut yang ketarik selama proses pencukuran.

Hal lain yang saya rasakan sebagai added value adalah si mas ini nyukurnya cepet. Penuh percaya diri. Dan, saya pun merasa nyaman meski harus mengantri untuk mendapatkan jasanya.

Kalo hati sudah nyaman rasanya sulit untuk pindah ke lain tempat cukur. 🙂

Wisata Jeglongan Sewu

February 17, 2017

Jeglongan itu artinya lubang di jalan. Sewu maknanya seribu. Atau, karena saking banyaknya jumlah atau ukuran maka dinamai sewu. Contohnya, grojogan sewu yang ada di Karanganyar ketinggian air terjunnya juga nggak sampai seribu meter.

Judul itu sebenarnya curhatan seorang kawan mengenai kondisi jalan Klaten-Solo melalui jalur Baki. Keadannya sungguh memprihatinkan. Lubang ada di sana sini. Ada yang kecil. Ada yang cukup lebar hingga truk harus berjalan ekstra hati-hati kalo tidak mau as rodanya patah. Ngeri.

Bukan hanya truk saja yang harus hati-hati. Pemotor juga. Kalo tidak hafal jalan alias tidak hafal letak lubang saya sarankan ngegasnya kalem saja. Apalagi saat hujan turun. Tantangan semakin tinggi levelnya. Seperti maem game. Memacu adrenalin, gitu…

😀

Saya selaku pengguna berdoa semoga pemerintah segera membenahi kondisi jalan ini. Agar tidak menimbulkan korban. Juga, kecurigaan. 

Semoga hanya kawan saya seorang yang “mempromosikan” kondisi ini dalam celetuknya: Wisata Jeglongan Sewu.


%d bloggers like this: