Pokemon Go

Hari ini orang-orang ramai membahas bahaya game online Pokemon Go. Ada gamer yang dirampok karena memainkan game itu. Ada yang sampe terjun ke jurang. Ada juga kawan yang menceritakan kelakuan temannya yang mendadak aneh. Iya aneh. Saat menyetir si teman mendadak berhenti. Ketika ditanya ada apa, si teman menjawab enteng: sebentar, mau cari Pokemon. Hah!😮

Karena efek yang buruk orang-orang pun makin ramai ngomongin si monters kuning. Kali ini lebih serius. Kabarnya Pokemon Go ini sebenarnya punya misi. Yakni mata-mata alias intelejensi. Waduh.

Sebagai pengamat, saya merasa ada bahaya terlewat dideteksi oleh orang-orang. Bahkan aplikasi ini nyaris setiap hari digunakan. Aplikasi yang saya maksud adalah produk google.Yang saat ini berada dibawah naungan perusahaan induk Alphabet Inc.

Google maps misalnya, sekilas ini hanyalah aplikasi biasa saja. Menampilkan peta sebuah daerah atau kota atau negara. Tetapi tahukah Anda bahwa peta dasar sebuah wilayah hanya bisa disediakan oleh negara? Tapi google melalui google maps melanggar hal ini. Andai dianggap sebuah ancaman tentunya google maps ini lebih mengacam ketimbang Pokemon Go. Karena, bukan tidak mungkin lokasi strategis sebuah negara akan terlihat. Pangkalan militer atau istana negara misalnya. Yang oleh pihak-pihak yang berniat melakukan kejahatan maka google maps ini bisa dimanfaatkan.

Google sendiri sebagai sebuah mesin pencari ditolak di negara China. Iran dan Tajikistan adalah dua negara lain yang juga menolak masuknya produk google. Alasannya adalah privasi. Yang sangat mungkin ini berhubungan dengan keamanan.

Google street view pun memberi ancaman. Karena bisa menampilkan panorama sebuah tempat dalam view 360 derajat. Sekali lagi ini tentang privasi. Sebagaimana Pokemon Go dianggap berbahaya karena gamer bisa dengan sengaja menampilkan kondisi sebuah lokasi tertentu melalui kamera. Kabarnya, negara India menolak google street view ini.

Saya jadi inget beberapa kalimat dalam sebuah artikel yang saya baca beberapa waktu yang lalu. Bahwa, kekuatan sesungguhnya sebuah negara dewasa ini adalah kekuatan intelejen. Apakah semua ini ada hubungannya?

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: