Soto Ayam

Soto Ayam itu ngangenin. Begitu seloroh kawan saya yang sedang berada di Amerika. Dia pasti uring-uringan kalo di grup Whatsapp ada yang membahas Soto. Apalagi sampai mengupload gambarnya. Dia segera pasang emoticon berwarna merah.

Tak bisa dipungkiri, soto memang fenomenal. Sederhana tapi khas. Dan, bener kata kawan saya: ngangenin. Saking sederhananya soto bisa disajikan dalam dua versi. Dengan kuah atau tanpa kuah. Kalo yang tanpa kuah biasa disebut soto kering. Saya dan kawan-kawan memanggilnya soker. Kepanjangan dari soto kering.

Kemarin, saya juga kangen soker. Maka saat tiba jam istirahat saya sempatkan beli soker di warung dekat kantor. Lengkap dengan tempe goreng dan bakwan.

image

Ada hal yang membuat saya sedikit kecewa. Kecapnya kebanyakan. Jadi sokernya kemanisan.🙂 Ini salah saya juga. Lupa tidak bilang ke penjual kalo ngasih kecapnya sedikit saja.

Yang penting kangen terobati. Lain kali bisa dicoba lagi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: