Terlalu banyak mikir

Dari beberapa tips menulis yang sudah saya baca, kebanyakan kasus yang terjadi adalah calon penulis terlalu memikirkan bagaimana nanti komentar orang tentang tulisannya. Apakah ini bisa “membunuhnya”? Saya rasa, ya.

Ini seperti orang yang sedang belajar naik sepeda tetapi fokusnya kepada cara jatuh agar tidak terlalu sakit. Bukan tidak mungkin, suatu saat ia akan berpikir bagaimana caranya agar tidak terjatuh. Dan itu tentu saja dengan tidak belajar naik sepeda.

Andai saja, cara berpikir itu diubah sedikit, pasti hasilnya akan berbeda. Misalnya, bagaimana cara yang menyenangkan untuk belajar naik sepeda.

Terlalu memikirkan komentar orang akan tulisan kita juga menunjukkan bahwa kita ini gampang GR. Apa iya orang-orang membaca tulisan-tulisan kita?

So, mari menulis saja. Jangan membebani diri sediri dengan pikiran-pikiran yang aneh. Biar saja orang berkomentar apa saja tentang tulisan kita. Yang penting kita bahagia saat menulisnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: