Keterbatasan itu menyadarkan

Pernahkah kita mensyukuri nikmatnya memiliki kuota internet, sehingga gadget kita bisa senantiasa online?

Pernahkah kita mensyukuri kesehatan yang Allah karuniakan?

Pernahkah kita berucap Alhamdulillah ketika kita bisa makan setiap hari sesuai keinginan?

Jawabannya, pernah. Hanya saja, mungkin jarang kita lakukan. Karena sesuatu yang biasa ada itu susah dicari letak “kenikmatannya”. Kalo sensor kita sudah tidak mampu menangkap sinyal ini, maka mustahil kita mampu mensyukurinya.

Saat kita bisa selalu online, maka kita cenderung gagal menyadari bahwa hal itu adalah sebuah kenikmatan. Begitu pula saat sehat dan senantiasa bisa makan sesuai keinginan. Seolah ini sesuatu yang sudah lazim sehingga tak perlu diapa-apakan lagi. Termasuk: disyukuri

Jika suatu waktu, ternyata kita gagal online, kita sakit dan tidak bisa makan sesuai keinginan barulah kita tersadar bahwa ada sesuatu yang hilang. Bahwa semua itu adalah kenikmatan yang setiap hari Allah karuniakan.

Astaghfirullah….

Advertisements

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: