Memhoto itu lebih sulit daripada menulis.

Memhoto itu lebih sulit daripada menulis. Itu yang saya rasakan saat ingin menambah postingan di blog. Pertanyaan yang sering kali terlintas adalah menambah tulisan atau photo saja?

Memosting photo terdengar lebih sederhana. Tinggal jepret. Upload. Selesai. Tapi proses riilnya tidaklah demikian. Saat kita sudah siap dengan kamera (di gadget atau kamera apapun) sering kali kita dihadapkan pada banyaknya pilihan objek yang akan kita jadikan objek. Kalo sudah begitu, biasanya yang terpikir adalah photo apa yang akan saya tampilkan. Yang hanya dengan memandang photo itu pembaca blog tahu apa yang saya maksudkan. Setelah melewati tahap ini, biasanya saya malah nggak jadi memhoto. Bingung..!😀

Tanpa saya sadari ternyata alur yang tercipta adalah alur mundur. Dari siap-siap memhoto, nyari objek, mikirin tema trus endingnya nggak jadi mhoto. Padahal, menurut saya urutan itu mestinya saya memikirkan tema, mencari objek trus siap-siap mhoto. gitu… Sepertinya halnya menulis. Saya biasanya memulai dengan memilih tema bahasan. Kemudian memilih sudut pandang. selanjutnya mulailah saya menulis.

Saya salut dengan bloger yang bisa menampilkan photo apik di blog miliknya. Suatu saat saya juga harus bisa seperti mereka.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: