Cuti

Kemarin saya cuti kerja. Dan, cuti itu rasanya aneh. Iya. Bagi saya erlepas diri dari rutinitas itu aneh. Meskipun ada juga orang yang beranggapan kalo orang yang punya rutinitas itu hidupnya monoton. Whatever-lah…

Beruntung anak saya libur sekolah. Saya jadi punya teman membunuh waktu. Dan kemarin saya ajak dia untuk jalan-jalan mengunjungi kantor saya yang lama.

Tidak banyak yang berubah. Suasana kerjanya saja yang cenderung lebih tenang. Maklum, yang membuat suasana jadi hingar-bingar sudah resign darai kantor itu.  Satu hal yang membuat saya terharu, mas OB masih ingat dengan kebiasaan saya: ngopi.

Pagi itu saya disuguhi segelas kopi. Mestinya, saya juga memposting tulisan di blog saat itu. Tapi, untuk menghormati orang yang dihadapan saya, acara menulis pada moment coffee break itu saya tiadakan. Maksud hati menunda, apa daya si kecil malah rewel pengen mainan hape. Acara tulis menulis gatot. Gagal total. 😀

Tidak menulis sehari tidak apa-apa. Yang penting tetep bisa ngopi. Mari ngopi…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: