Lucu itu..

Lucu itu mestinya tidak harus dengan menyakiti kawan. Meskipun, hanya -sekali lagi- hanya dengan menaburkan bedak/tepung ke wajah atau dengan menjatuhkan orang lain ke property lunak. Buat saya, ini nggak lucu. Tapi, sadis.

Jangan melihat benda lunaknya. Tapi lihatlah bentuk perbuatannya. Demi membuat sebagian penonton ketawa ada pelawak yang melakukan hal-hal yang sebenarnya membahayakan. Bagi lawan main, iya. Tentu! Tapi ada bahaya lain yang besar. Bagaimana jika perilaku mereka diingat lalu ditiru oleh anak-anak. Mereka ikut-ikutan menjatuhkan kawan mereka ketika sedang bermain. Saat kawan mereka terjatuh dan kesakitan (karena jatuh bukan di property yang lunak), mereka menertawakannya. Bukan menolongnya. Parah kan!

Belum lagi cacian, umpatan dan ejekan yang sering terlontar juga dianggap lelucon biasa. Sebab kekurangan orang lain adalah bahan tertawaan yang sempurna. Jika Anda menganggap ini adalah hal biasa saja, maka jangan marah jika suatu saat ada orang yang yang mencaci atau mengumpat Anda.

Mestinya, lucu itu kreatif. Bukan menyakiti orang lain…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: