Mulutmu Harimaumu..

Ini kisah nyata. Tentang seorang ibu yang membunuh anaknya dengan kata-kata.

Suatu sore, Ibu Melati (bukan nama sebenarnya) memandikan anaknya. Seperti kebanyakan, anaknya yang masih bayi menangis. Dengan penuh kasih sayang si Ibu pun mencoba menghiburnya. Si anak memang sedang cengeng. Dan bukannya diam, si anak justru bertambah kencang suara tangisnya.

Si anak yang menangis ini segera dibawa masuk ke dalam kamar. Si ibu segara membalurkan minyak telon, memberinya sedikir bedak dan tentunya mengenakan pakaian untuknya. Belum lengkap pakaian terpasang si anak pipis. Dan, tentu saja dibarengi tangisan.

Si ibu, antara panik dan lelah memilih sebuah pilihan yang kurang bijaksana: marah. Lalu berkata dengan nada tinggi. “DIAM..!!! DIAM KAMU..!!!!

Si anak diam. Tangisnya tak terdengar lagi. Bahkan, untuk selamanya… Ya, si bayi itu benar-benar diam. Ia mati “dibunuh” ibunya.

Wahai para ibu.. Pilihlah kata-kata indah saja untuk buah hatimu. Wahai calon ibu, belajarlah dari kejadian ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: