Don’t judge a liquid by its bootle..

Suatu hari saya berdebat dengan istri. Tentang suatu hal yang sebenarnye remeh temeh. Yakni tentang cairan (diduga cairan pencuci piring) yang ada di dalam botol di tempat mencuci piring.

Saya: “Say, yang kamu pakai nyuci itu bukan cairan pencuci piring lho..”

Istri: “Ini cairan pencuci piring kok.” Jawab istri enteng.

Saya: “Bukan”

Istri: “Iya, Mas.”

Saya: “Bukan..”

Istri: “Iya. Lha wong saya lihat ibu nyuci pake ini kok.”

Saya: “Salah lihat kali. Itu bukan cairan pencuci piring. Itu cairan pel.”

Istri: “Ah, enggak. Nih, buktinya warnanya ijo dan wangi..” Jawab istri dengan pede tingkat tinggi.

Huuffhhh….. Saya memilih mengalah. Setahu saya, itu cairan pel. Sementara sabun cuci-nya berada di botol yang lain. Khawatir?! Ya iyalah. Soalnya, cairan itu dipake buat nyuci piring ma gelas. Bayangkan! Kalo orang serumah pada klenger gimana hayoo..

Beda istri beda tentangga. Suatu siang, seorang tetangga datang ke rumah. Saya dan kakak sedang duduk santai menikmati udara yang panas saat itu. Sambil cengar-cengir tetangga tadi nyelonong masuk. Bukan ikutan duduk bersama kami. Rupanya ia tertarik dengan bifet kami. Lebih tepatnya sesuatu yang ada didalamnya. Dan, tanpa basa-basi tangannya langsung menyerobot botol minuman bersoda berwarna merah. Lalu, tanpa ampun dia buka paksa tutupnya dan langsung menenggak isinya. Waduh, KDRT!

Saya dan kakak terdiam. Kaget.

HUEEKKKGGHHHH….!!

Cairan itu dimuntahkannya kembali. “Apaan nich?” Tanyanya sambil menatap ke arah kami. “Itu oli, Mas!” Jawab kakak.

Dia kaget. Trus, buru-buru menutup botol itu seperti sedia kala. Diakhiri dengan gaya nyengir kuda.

Saya sebenarnya kasihan. Tapi mau bagaimana lagi.

Kita sudah terbiasa menghakimi isi botol cukup dengan melihat botolnya. Tanpa konfirmasi dulu. Memanfaatkan botol yang sudah nggak terpakai itu baik. Go green. Tapi, orang yang tidak tahu sering menjadi korbannya. Duh!😦

Semoga kita lebih hati-hati dalam menyimpan cairan ke dalam botol.

2 Responses to “Don’t judge a liquid by its bootle..”

  1. asa Says:

    saya pernah meminum duwa tiga empat teguk minuman dalam botol yang ternyata adalah pembersih lantai… itu bukan salah saya, tapi salah ibu pemilik rumah yang menaruh botolnya dalam kulkas.. ah rasa cairan pembersih lantai itu masih kuingat betul rasanya bagaimana…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: