SMS..

Hari senin kemarin saya dapat sms. Begini nih:

“Ass..tlng jngan dhps,sms ini dri ibu said (juru kunci mekah) ia bermimpi kta Muhammad rosulullah s.a.w. bliau brpesan kuatkan akidah,krn dunia sdh goyah dn tua,sbarkan sms ni ke sesama muslim,insyallah jangka 10 hri akn dpt rezki bsr dn bila tdk disbar,tunggu ksulitan yg tiada hnti.Demi Allah trbukti.”

Saya sengaja tidak menghapus sms-nya bukan karena percaya dengan apa yang ada di dalamnya. Bukan. Sama sekali bukan! Ini sesuatu yang menggelitik, aneh, sekaligus perlu ditanggapi. Biar tidak ada lagi yang ketakutan jika mendapat sms semacam ini. Sebab, jika tidak cermat mungkin kita akan ikut2an mem-forward sms ini ke 10 orang kawan yang lain, karena ada “ancaman” di dalam sms itu. Meskipun, ini adalah sesuatu yang wajar. Sebagaimana disampaikan pak Tung Desem Waringin dalam seminarnya, bahwa manusia itu lebih cenderung bertindak untuk menghindari kesengsaraan daripada mengejar kebahagiaan. Nah, daripada mendapat kesulitan yang tiada henti, mending mem-forward sms itu. Paling-paling kehilangan pulsa. Masuk akal kan?! Dan betapa kasihan orang yang mendapat sms itu, kemudian percaya apa yang ada di dalam sms itu, tapi kebetulan lagi bokek tidak ada pulsa. Waduhh… 🙂

Sebenarnya kita perlu kroscek (kalo berkenan, sempat dan mau). Siapa sih sebenarnya ibu said? Seorang juru kunci mekah yang jago bahasa Indonesia kah? Mbah Maridjan (juru kunci merapi) udah pasti kalah deh.. Coba cermati lagi sms-nya. “sms ini dari ibu said..” Wow keren..! Dia pake kartu apa ya?

Trus, sebenarnya tidak ada keterangan yang menyebutkan bahwa ia bertemu Nabi Shallallahu alaihi wa sallam di dalam mimpinya. “Ia bermimpi kta Muhammad rosulullah s.a.w.” Bisa jadi, apa yang disampaikan tersebut benar perkataan Nabi Muhammad tapi bukan di dalam mimpinya. Atau, bisa juga, si Ibu Said berdusta. Hayoo…

Yang terakhir, tentang iming-iming dan ancaman. “..sbarkan sms ni ke sesama muslim,insyallah jangka 10 hri akn dpt rezki bsr dn bila tdk disbar,tunggu ksulitan yg tiada hnti…” Yang ini sangat bertentangan dengan akidah Islam dan sangat tidak masuk akal. Bukankah yang memberi rezki itu Allah subhanahu wa ta’ala?

“Allah-lah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezki.” (Qs. ar-Rum: 40).

Nah, sekarang jelas. Jika mendapat sms semacam itu kita sudah tahu apa yang harus dilakukan. Hapus saja! Atau, kalau perlu nasehati si pengirim. Itu lebih baik. 😉

Advertisements

5 Responses to “SMS..”

  1. rin suka ragi Says:

    ini dalam rangka turut andil menyebarkan?

    wkakaka…

  2. Abu Mufidah Says:

    Ane pernah dapat SMS yang semakna dgn itu… kontan ane bales :

    “Alhamdulillah langsung saya HAPUS. Sampaikan pd yg ngirim sblumnya, jgn jadi MLM kesesatan. Smg Allah m’berkahi kluarga, umur & harta kita. Syukron”

  3. aris setiawan Says:

    setuju,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: