Tidak boleh menyerah…

Sesuatu yang mungkin sederhana dan gampang bagi orang lain, kadang terasa sangat rumit bagi kita. Setidaknya itulah yang saya rasakan saat ini. Ini tidak berarti saya lantas menyerah. Tidak! Tidak boleh menyerah.

Saya harus belajar kepada Bilal bin Rabah. Tentang kejujurannya. Tentang kuatnya rasa yakin yang ada di dadanya. Tentang bagaimana kesabarannya. Tentang banyak hal. Ya. Saya masih harus banyak belajar.

Dan, mestinya tidak hanya dari Bilal…

2 Responses to “Tidak boleh menyerah…”

  1. lukman hakim Says:

    Wah baca kata belajar jadi inget pentingnya belajar berdasarkan pernyataan Konfusius:
    1. org yg cinta pd keduniaan ttp tnpa cinta pd belajar, jatuh kedalam kebodohan.
    2. org yg cinta pd kebijaksanaan ttp tnpa cinta pd belajar, jtuh ke dlm kesesatan
    3. org yg cinta pd keyakinan ttp tnpa cinta pd belajar, jatuh pd kepercayaan yg membabi buta
    4. org yg cinta pd keterusterangan ttp tnpa cinta pd belajar, jatuh kedalam kekasaran
    5. org yng cinta pd keberanian ttp tanpa cinta pd belajar, jatuh ke dlm kekejaman

    • sulaimann Says:

      Kalo saya inget pelajarannya Imam Bukhari, “Al-‘ilmu qabla al qaul wa al ‘amal.”
      Btw, syukran udah mampir.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: