Peristiwa pagi

Pagi itu udara terasa sejuk. Matahari belum tinggi. Burung-burung kecil terbang berkejaran menuju ke arah timur. Orang-orang mulai terlihat sibuk dengan aktifitas paginya. Pun begitu, aku.

Setelah mengantri di POM bensin aku segera memacu motor. Mengambil arah ke utara. Ke rumah seorang sahabat. Akh Kelik. Pagi ini aku dan Akh Candra berjanji bertemu di rumahnya jam 6.

Meski sudah memacu motor aku tak bisa sampai tepat jam 6. Antrian di POM bensin terpaksa jadi kambing hitam. Kira-kira, 23 menit aku terlambat. Senyum yang nampak di wajah tuan rumah menjadi tanda bahwa keterlambatanku tidak jadi masalah.

Segera, seorang laki-laki mengajakku masuk. Lalu aku dibawa ke sebuah meja yang berisi teh hangat dan makanan ringan yang tertata rapi dalam tak-takan dari kertas. Kuambil satu. Tak lupa segelas teh manis ku bawa serta. Lalu aku bergabung bersama Akh Candra yang datang lebih awal. Lalu, bisa ditebak, kami bercanda sambil menikmati makanan yang kami bawa.

Belum habis makanan ringan kami disodori sarapan. Yah, resiko datang terlambat, harus berhadapan dengan beberapa menu bersamaan. Tak apa lah.. itung-itung, tadi juga belum sempat sarapan.

Selesai sarapan aku, Akh Candra dan beberapa tetangga dan kerabat dikumpulkan. Tuan rumah memberikan sambutan pendek. Isi sambutan itu diantaranya: aku dan Akh Candra akan menemani Akh Kelik menuju ke Solo mengendarai mobil sedan warna putih. Pak Lurah, sang pemilik mobil menjadi pengemudi. Dan ada istri beliau di sampingnya.

Kami berlima membelah jalan Jatinom – Karanganom saat matahari mulai beranjak tinggi. Di kursi belakang Akh Kelik mengingatkan bahwa rombongan diminta sampai ke tujuan pukul 8. Tak jadi soal, kita masih punya waktu 45 menit untuk sampai tujuan. Cukup, insyaAllah! Aku dan Akh Candra mencoba meredam ketegangan yang dirasakan Akh Kelik. Lagi-lagi kami bercanda.

Tak butuh waktu lama kami sudah berada di jalan Solo – Jogja. Kira-kira 20 menit berselang kami sudah berada di bangjo Kartosuro. Kami berbelok ke kanan. Alhamdulillah, setengah perjalanan sudah kami tempuh. Tinggal setengah lagi. Dari guratan wajahnya akh Kelik terlihat semakin tegang saja. Kami terus meluncur…

Kesal dan sedikit kecewa terlihat di wajah pak Lurah ketika kami sampai di jalan Veteran. Rombongan sepeda santai yang disponsori sebuah produk obat jamur kulit  itu membuat jalanan macet. Tanpa pikir panjang pak lurah mengambil keputusan. Memutar: cari jalan lain.

Di tengah kemacetan bukanlah hal yang mudah membalikkan arah mobil. Namun, hal itu tidak berlaku bagi pak Lurah. Beliau nampak mahir. Sesekali beliau menekan klakson agak lama. Berharap kendaraan dari jalur yang berlawanan memberi ruang. Huffhh… akhirnya: Sukses! 5 menit kemudian kami sudah menyusuri daerah Tipes. MAKRO terlihat di sisi kiri kami. Tujuan semakin dekat. Sedekat satu degup jantung akh Kelik dengan degup jantung yang kemudian. Ia merasa perjalanan kali ini lebih cepat dari biasanya. Maklum, grogi!

Kami berbelok kiri pada gang pertama setelah pertigaan yang ada patung pejuangnya. Alhamdulillah, kami sampai ke tujuan. Senyuman menghiasi wajah orang-orang yang menyambut kedatangan kami.

Kami beristirahat sejenak. Kira-kira pukul 08.30 acara dimulai. Seserahan. Dilanjutkan acara pokok: Ijab – Qabul.

Selembar kertas diterima akh Kelik sebagai contekan. Ini gambarnya:

qobiltu

Setelah semua selesai aku menjabatnya. Memberi pelukan persahabatan lalu aku ucapkan: Barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khair!

Advertisements

2 Responses to “Peristiwa pagi”

  1. arifromdhoni Says:

    Baarakallaahu lahumaa.

    Btw, kpn antum menjadi subjek di sini? (Di acara pokok tentunya) 🙂

  2. sulaimann Says:

    @ arifromdhoni
    Amin. Tidak lama lagi. Semoga!
    😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: