Pengangguran & gensi

Di negeri yang katanya penganggurannya ada 9.43 juta jiwa, saya nyari 3 orang karyawan aja kok susahnya bukan maen.

Demikian kira-kira keluhan seorang kawan kemarin sore. Memang, ia bukanlah seorang direktur sebuah perusahaan besar. Ia adalah seorang enterpreneur yang hendak memulai bisnis di bidang desain grafis dan usaha rumah makan.

Ia menawarkan sebuah kesempatan yang luar biasa. Di saat banyak perusahaan merumahkan karyawan, ia menawarkan pekerjaan.

Ah, kenapa ya bisa begitu? Apa pengangguran di daerah saya, pengangguran yang punya gengsi tinggi ya? Mereka memilih menganggur daripada bekerja di tempat yang menurut mereka tidak prestisius.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: