Nunggu basi

booksIni sungguh-sungguh terjadi. Kejadian nyata. Saya lebih semangat membaca sebuah buku ketika buku itu sudah basi. Maksudnya buku itu sudah agak lama saya miliki. Klo masih baru kok rasanya malas. Tidak ada semangat. Entah, ini terjadi pada saya saja atau kepada yang lain juga. Anehnya, saya lebih bersemangat ketika membaca buku pinjaman.

Apa sebaiknya saya tidak usah membeli buku saja ya? Mencukupkan diri dengan meminjam. Hehehee.. πŸ˜€

Advertisements

2 Responses to “Nunggu basi”

  1. f00 Land Says:

    kalau ke warung hik, bungkus nasi kucing jangan dibuang. disimpan.

    salam kenal!

  2. sulaimann Says:

    @ f00 Land
    Salam kenal. Btw, bungkus nasi hik itu pake daun. πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: