Putus-nyambung-putus-nyambung

sepidi

Sambungan sepidi di sini kayak orang pacaran. Putus. Nyambung. Putus. Nyambung. Putus. Nyambung. Apa petugasnya sedang pacaran ya?! Tapi kok yang putus nyambung sepidinya? Ah, kayaknya ga deh.. Ini udah kejadian yang kesekian kalinya. Klo ditilpun mesti sedang sibuk. Ah, sepidi ga seru!

Mudah-mudahan segera ada perbaikan. Klo tidak, ya terpaksa deh, saya putus hubungan tunggu..😦

2 Responses to “Putus-nyambung-putus-nyambung”

  1. Regina Says:

    pakai flash disk aja.
    -lirik jagad sama bayu

  2. sulaimann Says:

    @ Regina
    Kok kayak ada suara?!

    (Celingak-celinguk nyari sumber suara, pake selimut trus “krubut”. Hi… serem!)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: