Kenali motivasi kerja karyawan anda!

Setiap orang (karyawan) mempunyai arah motivasi yang berbeda-beda. Ada yang mempunyai arah motivasi yang mendekati ada yang mempunyai arah motivasi menjauhi. Saya contohkan, kuda dan keledai. “Mengapa keledai mau berjalan?” Biasanya, penunggang keledai menggantungkan wortel dengan bilah kayu di depan mata keledai. Karena ingin makan wortel itu, keledai bergerak ke depan. Semakin dia maju, penumpang diatasnya juga maju dan otomatis wortel yang digantungnya juga akan bergerak maju. Jadi keledai berjalan karena ada iming-iming hadiah. Yakni, wortel. Kita sebut ini dengan motivasi mendekati tujuan. Sebaliknya, “mengapa kuda mau berjalan atau berlari?” Jawabannya, karena kuda itu dicambuk. Kuda berjalan atau berlari karena menghindari cambukan. Ini yang disebut motivasi menjauhi masalah. Itulah sebabnya dalam manajemen ada istilah stick and carrot (tongkat dan wortel) atau dengan kata lain reward and punisment (penghargaan dan hukuman).Konsep stick and carrot ini diberlakukan karena masing-masing karyawan punya arah motivasi yang berbeda-beda. Ada yang motivasinya mendekati ada yang motivasinya menjauhi.

Ciri karyawan yang arah motivasinya mendekati, umumnya fokus pada tujuan. Mereka bekerja dengan acuan tujuan yang hendak dicapainya. Mereka termotivasi untuk menggapai, memperoleh dan memiliki sesuatu. Karena fokus pada tujuan yang hendak dicapainya, mereka cenderung pandai membuat prioritas kerja. Mudah dibakar dan dipacu oleh tujuan yang hendak dicapainya. Namun, mereka punya kelemahan. Mereka kadang sulit menghindari hal-hal yang harus dihindari atau kurang peka dalam mengidentifikasi masalah.

Sebaliknya, karyawan dengan arah motivasi menjauhi umumnya peka terhadap masalah yang harus dihindari atau dijauhi. Mereka bergerak atau sangat termotivasi bila ada problem yang harus diselesaikan atau dijauhinya. Mereka cakap dalam mengamati masalah dan tajam dalam melihat hambatan-hambatan yang mungkin muncul. Namun, mereka juga punya kelemahan. Mereka sulit fokus pada tujuan, karena mudh diganggu dan dikacaukan situasi negatif. Bila ada masalah yang dihadapi mereka akan mengesampingkan apa saja. Dan akibatnya sering lupa pada prioritas kerja karena berkonsentrasi untuk menangani krisis.

7 Responses to “Kenali motivasi kerja karyawan anda!”

  1. arifromdhoni Says:

    Jadi, bagaimana menyikapi kedua model tersebut?

  2. ensiklomedi Says:

    jadi, ente termasuk yang mana?

  3. ihsan Says:

    Pengennya mendekat malah menjauh.

  4. sulaimann Says:

    @ arifromdhoni
    Berlakukan sesuai dengan situasinya. Klo ada karyawan yang ketika diberi reward tambah semangat, beri aja reward biar semangat. Klo untuk bisa semangat karyawan harus diberi sangsi sanksi, kasih aja sangsi sanksi.

    @ ensiklomedi
    Yang mana yach?!😀

    @ Ihsan
    He.. he.. he.. Itu mah tulisan Ente.

  5. Masterplan 2010 Says:

    Klo untuk bisa semangat karyawan harus diberi sangsi, kasih aja sangsi.

    sangsi = ragu?

    ataukah sanksi?

    Tanya editornya deh:)

  6. sulaimann Says:

    @ Masterplan 2010
    Udah ane betulin. Syukran yach!

  7. hasan Says:

    Assalamu’alaikum
    salam kenal
    blognya bagus

    belajar bahasa arab online
    http://badar.muslim.or.id
    silahkan beritahu teman supaya banyak yang mendapat manfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: