Kapan nikah Mas?

“Kapan nikah mas?”

Kadang pertanyaan ini bisa membuat kita terhenyak layaknya melihat sesuatu peristiwa yang ganjil. Lalu, menyedot seluruh perhatian kita. Mengaburkan pandangan dan membuyarkan angan-angan. Klo yang bertanya ikhwan sebaya mungkin tak jadi soal. Kita bisa menjawab sekenanya. Tapi, klo yang bertanya sekelas ustadz. Ya ga bisa asal-asalan dijawab.

Skak mat! Rasanya dunia ini jadi sempit. Udara menipis, sehingga kita susah bernapas. Jantung berdetak kencang. Pikiran tiba-tiba kacau, tak tahu harus menjawab apa. Sungguh pertanyaan yang tidak mudah dijawab. Bukan karena tak ada jawaban. Tapi, jawaban yang dimaksud adalah bukti. Bukan sekedar jawaban.

Aku tak kehilangan akal. Saking penasarannya, pertanyaan itu kulemparkan kepada kawanku. Berharap beroleh jawaban. Atau, minimal aku tahu bagaimana reaksinya terhadap pertanyaan ini.

“Eh, kapan mo nikah?” tanyaku serius. Sejenak ia terdiam. He..he.. kena kau! Pikirku waktu itu. Di luar dugaan, ia justru balik bertanya kepada ku sambil tersenyum.

“Emang mo ngado apa?”

Blaik! Apa lagi ini. Belum terjawab pertanyaan pertama muncul satu pertanyaan lagi. Peristiwa serupa terulang. Bingung aku. Gimana jawabnya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: