Nyobain Lisa..

Maaf kalo judulnya agak aneh. Saya tidak punya banyak pilihan. Saya pikir itulah judul yang paling pas.

Lisa bukanlah seorang nama gadis. Meski Lisa itu umumnya dipakai sebagai nama seorang gadis. Lisa yang saya maksud di sini adalah sebuah OS. Operating System. Lisa adalah distro turunan Ubuntu.  Yang terbaru, berbasis Ubuntu 11.10.

Ada yang beda saat saya mencoba menjalankan Lisa (terinstall di USB 4 Gb). Bootingnya tidak terlalu lama. Saat saya coba klak klik sana sini terasa ringan. Berbeda sekali dengan Ubuntu. Lag masih sering terjadi. Lisa, bisa dibilang tidak ada lag. Dan, saat saya mencoba untuk berselancar dengan Firefox yang sudah terinstall, terasa sekali kecepatannya. Lebih cepat dari Google Chrome yang saya install di Windows. Padahal sebelumnya saya mengklaim tidak ada yang lebih cepat dari Chrome. :D

Kelemahan yang saya rasakan adalah saat saya mencoba menggunakannya untuk membuka file kerjaan saya yang berupa DOCX. Libre 3 yang terpasang tidak mampu menampilkannya. Saya tidak tahu entah karena apa? Seingat saya, dulu pernah membuka file docx di linux. Tapi, dengan OpenOffice. Di Lisa open-office tidak terpasang. Sayang… :(

Tentang kemampuan yang lain saya pikir tidak jauh berbeda. Sebagai seorang pengguna saya hanya bisa menguraikan apa yang saya temukan. Dan, terakhir saya tampilkan screenshot-nya..

Setiap hari..

Menulis di blog setiap hari itu bukanlah hal yang mudah. Meski tulisan yang kita tulis bukanlah tulisan yang ilmiah dengan dukungan dalil dan kutipan-kutipan. Memang kelihatannya sederhana. Tapi, ini bukanlah hal yang mudah.

Saya sudah dua kali mencoba untuk membuat update tulisan di blog setiap hari, tapi paling banter bisa bertahan seminggu. Setelah itu tidak nulis lagi. :D

Masalah yang dihadapi adalah masalah lama. Sibuk. Capek. Lagi ga ada mood. Alasan-alasan itu adalah pilihan terbaik untuk dijadikan kambing hitam. Hahaaha… Indonesia banget! :D Bagaimanapun keadaanya, saya akan mencoba.

Penasaran saya…

Enggak tahu kenapa akhir-akhir ini kok saya sering penasaran ya? Begitu disebut sebuah nama di berita maka rasa penasaran menyeruak. Saya jadi ingin tahu kayak apa kira-kira wajah orang tersebut? Dan, rasanya ada yang kurang kalau belum lihat wajahnya.

Ini kelainan bukan ya?