Pagi ini aku hendak datang kepadamu. Semoga aku tidak membeku. Seperti dulu..
Archive for July, 2009
Membeku
Posted in perjalanan dinas on July 30, 2009 | Leave a Comment »
Dramoai
Posted in serius(kah)? on July 24, 2009 | Leave a Comment »
Jelang perayaan hari kemerdekaan RI teman-teman pemuda di tempat saya berkumpul. Bukan rapat. Hanya diskusi ringan. Kira-kira mau ngadain apa nanti pas hari perayaan tujuhbelasan. Mau bikin lomba seperti biasa, rasanya kok sudah jadul. Ngga menarik lagi bagi masyarakat. Mereka seolah-olah sudah tahu betul klo lomba itu banyak yang ngga mendidik. Jadi klo anak-anak mereka [...]
kepengen
Posted in iseng on July 22, 2009 | 8 Comments »
Beberapa hari kemarin saya ketemu temen kuliah. Setelah say hello, ia bilang, “Kamu agak kurusan, Man?!” Pernyataan itu saya tanggapi dengan senyuman. Lalu saya mencoba berkilah, “Ah, masa sich?!” Karena ketemu di saat sama-sama sibuk maka saya segera say good bye lalu kami melanjutkan aktifitas masing-masing.
Tadinya, saya ga yakin klo saya tambah kurus. Soalnya dari [...]
Akhirnya…
Posted in perjalanan dinas on July 21, 2009 | 2 Comments »
Akhirnya kita ketemu juga.
“Aku kangen!”
Sulitkah?
Posted in puisi on July 7, 2009 | Leave a Comment »
Sulitkah berkata jujur itu, bagimu?
Bagiku tidak,
Mungkin belum saatnya saja.
Maaf ya…
upgrade pidgin 2.5.8.
Posted in serius(kah)? on July 4, 2009 | 6 Comments »
Beberapa hari kemarin saya ga bisa online. Pidgin yang saya gunakan kadaluwarsa. Karena itu, ketika Yahoo mengadakan perbaikan, pidgin yang saya gunakan tidak bisa bekerja sebagaimana biasanya. Padahal sudah saya upgrade ke 2.5.7. Seorang kawan mendapati hal yang sama. Tetapi masalah itu segera teratasi setelah meng-upgrade pidgin ke versi 2.5.8. Saya pun mencoba.
Laptop udah konek [...]
Kasmaran 2 (sarapan)
Posted in puisi on July 3, 2009 | 5 Comments »
Pagi yang indah. Matahari bersinar penuh. Udara pagi ini melegakan. Sarapan pagi ini pun terasa nikmat. Dari tempat yang tidak jauh sayup-sayup terdengar suara nyanyian anak negeri;
semakin ku menyayangimu
semakin ku harus melepasmu dari hidupku
tak ingin lukai hatimu lebih dari ini
kita tak mungkin trus bersama
satu saat nanti kau kan dapatkan
seorang yang akan dampingi hidupmu
biarkan ini menjadi [...]