(dari sebuah majalah)
…musibah yang lebih besar adalah apabila kita kehilangan kemampuan menentukan sikap dalam menghadapi kekalahan…
Archive for April, 2008
…musibah
Posted in iseng on April 28, 2008 | Leave a Comment »
Terlupa
Posted in puisi, syair on April 28, 2008 | Leave a Comment »
Tubuhku bergetar hebat…
keringat dingin membasahi pelipis,
lalu menetes
Pandanganku kian keruh,
Debat hati ini bergemuruh,
Duh…
Apakah aku…
secepat ini binasa?
Apa ini…
Ah tidak! Tidak!
….
Aku..
ternyata hanya terlupa,
Mestinya makan siang itu segera.
Siang ini…
Posted in iseng on April 26, 2008 | Leave a Comment »
Siang ini saya harus ke kantor POS karena ada sesuatu yang harus dikirim hari ini. Sampe di tengah kota ada sesuatu yang menarik perhatian saya. Sebuah mobil tronton yang disulap sedemikian rupa sehingga menyedot perhatian banyak orang di sekitarnya. Bukan hiasannya yang menarik perhatian saya. Tetapi, beberapa orang yang ada di atasnya.
Mereka main band di [...]
Selamat Datang Kesedihan
Posted in lagi belajar, puisi on April 25, 2008 | Leave a Comment »
Selamat datang Kesedihan,
lama sudah kau tak menghampiriku
Apakah engkau tersesat mencariku
Atau, jalan menuju rumahku kau sudah lupa?!
Atau, kau bosan mengunjungiku?
Sini. Mari sini!
Jangan berdiri di pintu saja
Wahai Kesedihan, mengapa murung?
Engkau sakit?!
Belum makan?!
Katakan…
apa yang membuatmu seperti ini?!
Sobat…
Aku tak bisa menyambutmu seperti tahun lalu.
Aku tak sempat luangkan waktu untukmu.
Maaf ya..!
Aku terlanjur asyik dengan Dia.
Apa sih…
Posted in iseng on April 25, 2008 | Leave a Comment »
Seseorang bertanya kepada saya;
Apa sih yang kamu cari dari hidup ini?
Jujur saja, saya ini sampai hari ini saya masih bingung jika ingat pertanyaan ini. Pertanyaan sederhana. Jawabannya mestinya juga sederhana. Ya kan?! Tapi entah kenapa saya masih merasa berat untuk menjawab pertanyaan itu. saya takut salah.
Dalam waktu dekat ini saya harus memberikan [...]
sebab…
Posted in puisi, syair on April 23, 2008 | Leave a Comment »
Pandangan,
Senyuman,
Saling menyapa;
Berkenalan,
Membuat janji;
Lalu, terjadilah hubungan
Gara-gara tak setia
Posted in lagi belajar, serius(kah)? on April 22, 2008 | Leave a Comment »
Semua ini gara-gara saya yang tak setia. Tapi, itu bukan murni kesalahan saya. Kesempatan itu datang tiba-tiba. Saya tak menduga akan jadi seperti ini. Saya tidak tahan…
Peristiwa ini terjadi 2 pekan kemarin. Ia hadir di hadapan saya berbalut warna merah jambu. Saya diam saja. Toh, ia tak kenal saya. Ternyata, ia juga diam saja. [...]
Menipu diri
Posted in lagi belajar, serius(kah)? on April 21, 2008 | Leave a Comment »
Kadang-kadang kita dihadapkan pada situasi yang menuntut kita untuk tersenyum. Misalnya, saat kita harus menghadap pimpinan. Atau, saat kita diminta untuk mempresentasikan sesuatu di hadapan orang banyak. Padahal, kita tak selalunya berada dalam keadaan yang bahagia. Sehingga untuk tersenyum memerlukan energi yang tak sedikit daripada biasanya. Dan, klo dipaksakan kita akan mengalami keletihan yang luar [...]
engkau..
Posted in puisi, syair on April 18, 2008 | 2 Comments »
Engkau cintai musuhku,
Lalu, kau bilang bahwa aku temanmu??
Alangkah jauhnya bukti cinta darimu
Tadi sore…
Posted in iseng on April 15, 2008 | 1 Comment »
Tadi sore ketemu seorang pengusaha. Sebut saja namanya pak Joko. Alhamdulillah, beliau punya waktu. Meski sesaat.
Saya sangat senang bisa berdiskusi dengan beliau, karena menurut saya beliau adalah sosok yang berhasil. Kami berdiskusi tentang bagaimana memulai usaha. Kemudian, beliau bercerita tentang awal menekuni dunia usahanya. Beliau adalah seorang sarjana jurusan teknik. Cita-cita beliau sama dengan [...]